Cerita Lebaran Tahun 2020
Lebaran tahun 2020 mungkin akan berbeda dari tahun lalu biasanya kita berkeliling ke rumah saudara dari nenek,mbah, mamah ,mertua, sanak saudara bahkan sahabat. Berkeliling Bandung akan sangat melelahkan dan kemacetan menyapa hari lebaran penuh dengan kendaraan. Gara-gara Covid-19 kita tidak bisa bertemu keluarga besar yang lainnya. Tenang saja kalau lebaran tidak berpergian atau mudik sebab bisa ibadah shalat iedul fitri dirumah bersama keluarga kesayangan kita. Kita bisa merayakan hari lebaran dengan bahagia dan sederhana tanpa menunggu lampu merah dan kemacetan kota kesayanganku Bandung.

Tak perlu khawatir tidak bisa bertemu keluarga karena di zaman ini teknologi canggih bisa video call pakai aplikasi Whatsaaps atau Line dan masih banyak aplikasi lainnya. Kalau mau menghubungi ibu mertua pakai aplikasi video call saja bertegur sapa dengan ibu dan bapak mertua dan para adik ipar kesayanganku. Kalau keluarga mamahku dan keluarga mah serumah jadi tidak usah videocall sih alhamdulillah bisa lebaran sama mamah, bapak dan para adikku.
Walaupun lebaran di Bandung saja tidak akan merubah makna lebaran itu sendiri. Berfoto selfienya sama keluarga di rumah karena tidak bisa berfoto dengan semua keluarga besar supaya kita memutus rantai Covid-19. Allah berikan hikmah dibalik adanya covid-19 karena manusia terlalu sombong dengan adanya kejadian ini manusia hanya lemah tanpa-Nya. Maka kita harus selalu bersyukur masih diberikan hidup dan berlebaran saling maaf-maafan lewat omlie ya...
Jadi tidak apa-apa lebaran di Bandung saja jangan sampai kita terkena Covid-19 karena itu lebaranku di Bandung saja ya...
Komentar
Selamat berlebaran bersama keluarga, Mbak
Ke Purwokerto naik motor dengan waktu perjalanan sekitar 10 jam... jadi saya lebaran di rumah bersama anak-anak saja.
Oh iya, selamat berlebaran bersama anak dan suami, Mbak